Aloe Cryptopoda


Aloe Cryptopoda - munsyafandi.com

munsyafandi.com | Aloe cryptopoda adalah spesies yang sangat menarik dan unik. Ini adalah tanaman yang indah terlebih lagi ketika berbunga. Tumbuhan ini cocok dibudidaya di kebun rumah. Aloe cryptopoda biasanya tidak memiliki batang atau memiliki batang tersembunyi dekumbent pendek (acaulescent), hingga panjang 800 mm, dan tumbuh sendiri atau dalam kelompok kecil. Daunnya sempit dan panjangnya hingga 900 x 150 mm. Berwarna hijau keabu-abuan dan tanpa duri di permukaan tetapi ada gigi coklat kemerahan di sepanjang margin yang kecil dan runcing. 

Getah daun berwarna coklat kekuningan dan pahit. Bunganya merupakan jenis erick tegak dengan tinggi 1,75 m. Biasanya berbunga pada bulan Juni dan Juli (musim dingin). Aloe cryptopoda tuersebar luas mulai dari Provinsi Limpopo, Mpumalanga, Swaziland dan Mozambique ke Malawi di utara. Tumbuh di savana (bushveld) daerah, sering dikaitkan dengan lereng berbatu. Itu tidak ada di Lembah Limpopo.

Curah hujan terutama selama musim panas dan sekitar 500-800 mm per tahun. Iklimnya hangat, subtropis dengan musim dingin ringan kering (embun beku) dan cuaca musim panas yang panas. Ini berbagi habitatnya dengan succulents lainnya seperti Adenia fruticosa, Aloe castanea, A. chabaudii dan A. marlothii . Aloe cryptopoda telah digunakan sebagai pewarna untuk wol dan memberikan warna coklat kemerahan keunguan merah, tergantung pada mordan yang digunakan. Di Zimbabwe, jus daun digunakan untuk mengobati sembelit dan penyakit kelamin. 

Aloe cryptopoda paling baik ditanam dalam kelompok kecil di kebun bushveld di mana embun beku tidak parah. Tanam dalam situasi yang cerah seperti lereng utara yang hangat atau bebatuan. Ini merupakan tanaman yang berumur panjang.
Aloe Cryptopoda Aloe Cryptopoda Reviewed by Mr. M on 03.08 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.